Buka Kripto: Bitcoin
News Update
Loading...
Tampilkan postingan dengan label Bitcoin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bitcoin. Tampilkan semua postingan

Jumat, 08 Agustus 2025

5 Rekomendasi Koin Micin Potensial di 2025 Dari PENGU hingga MEMEFI

5 Rekomendasi Koin Micin Potensial di 2025 Dari PENGU hingga MEMEFI

 


5 Rekomendasi Koin Micin Potensial: Dari PENGU hingga MEMEFI

Dalam dunia kripto, koin micin sering kali menjadi topik hangat karena potensi keuntungannya yang luar biasa—meskipun disertai risiko tinggi. Istilah “micin” mengacu pada aset kripto berkapitalisasi pasar kecil, seringkali berasal dari proyek baru atau berkonsep unik, dan belum banyak dilirik investor besar. Nah, bagi kamu yang suka berburu peluang dari koin-koin yang belum populer, berikut adalah 5 rekomendasi koin micin potensial yang bisa kamu pantau dan analisis lebih dalam!


1. Pudgy Penguins (PENGU) – Rank Market Cap: 40-an

Meskipun sudah masuk 50 besar, PENGU masih tergolong "micin berlabel elite." Berasal dari koleksi NFT terkenal Pudgy Penguins, token ini menjadi bagian dari strategi ekspansi brand ke dunia Web3. Popularitas NFT-nya yang viral di kalangan kolektor menjadikan PENGU sebagai koin dengan komunitas kuat dan dukungan ekosistem yang solid.

Mengapa menarik?

  • Brand dan komunitas yang aktif

  • Potensi integrasi dalam game, merchandise, dan dunia virtual

  • Likuiditas relatif tinggi untuk koin micin


2. BONDEX (BNDX) – Rank Market Cap: 1200-an

BONDEX adalah proyek Web3 yang bertujuan merevolusi dunia rekrutmen dan karier. Melalui platform terdesentralisasi, BONDEX menghubungkan perusahaan dengan talenta global menggunakan insentif token BNDX. Dengan ide inovatif seperti ini, BNDX punya nilai tambah dibanding koin micin lainnya.

Mengapa menarik?

  • Utility nyata di bidang rekrutmen dan karier

  • Kolaborasi dengan perusahaan global

  • Masih undervalued di ranking 1200-an


3. AirSwap (AST) – Rank Market Cap: 1200-an

Walaupun sudah lama hadir, AirSwap tetap masuk kategori micin karena nilai kapitalisasi pasarnya yang belum tinggi. AST adalah token dari protokol peer-to-peer yang memungkinkan pertukaran token tanpa perlu bursa terpusat. Cocok untuk kamu yang mendukung prinsip desentralisasi murni dalam DeFi.

Mengapa menarik?

  • Teknologi P2P exchange yang kuat

  • Minim biaya dan privasi lebih baik

  • Kompatibel dengan berbagai dompet populer


4. DEXGame (DXGM) – Rank Market Cap: 2900-an

DEXGame adalah gabungan antara gaming dan DeFi—dua industri yang terus berkembang. Proyek ini membangun ekosistem tempat developer, gamer, dan investor bisa berinteraksi dan bertransaksi secara terdesentralisasi. Meski masih sangat kecil, DXGM punya potensi tumbuh besar jika dunia GameFi kembali booming.

Mengapa menarik?

  • Fokus pada industri GameFi

  • Komunitas gamer yang bisa berkembang

  • Potensi kerja sama dengan game Web3


5. MemeFi (MEMEFI) – Rank Market Cap: 600-an

MEMEFI mencoba menggabungkan dunia meme dan keuangan terdesentralisasi (DeFi) dalam satu ekosistem. Meski terdengar ringan, konsep ini menyasar pengguna yang suka hiburan tapi juga ingin berpartisipasi dalam aktivitas DeFi. MEMEFI menargetkan adopsi massal lewat kampanye meme dan gamifikasi.

Mengapa menarik?

  • Branding yang ringan dan mudah viral

  • Potensi yield farming berbasis meme

  • Komunitas bisa berkembang cepat dengan pendekatan fun


Kesimpulan: Micin Hari Ini, Potensi Besar Esok Hari

Kelima koin di atas memiliki karakteristik berbeda: dari branding kuat (PENGU), utility spesifik (BNDX, AST), hingga pendekatan unik di dunia hiburan dan game (DXGM, MEMEFI). Namun, satu kesamaan mereka adalah potensi pertumbuhan yang besar jika dikelola dan dipasarkan dengan benar.

⚠️ Disclaimer: Semua investasi kripto memiliki risiko tinggi. Artikel ini bukan saran investasi. Lakukan riset sendiri (DYOR) sebelum membeli aset kripto apa pun.

Rabu, 06 Agustus 2025

Jumlah Bitcoin di Exchange Terus Menurun

Jumlah Bitcoin di Exchange Terus Menurun

 

Jumlah Bitcoin di Exchange Terus Menurun, Apa Dampaknya bagi Pasar?

Bitcoin (BTC) kembali menjadi sorotan setelah laporan terbaru menunjukkan bahwa jumlah Bitcoin yang tersimpan di exchange terus mengalami penurunan. Tren ini memicu spekulasi di kalangan investor dan pengamat pasar kripto tentang apa arti sebenarnya dari penurunan ini dan bagaimana dampaknya terhadap harga Bitcoin ke depan.

Laporan Proof of Reserves OKX: Penurunan Bertahap Sejak April

Salah satu crypto exchange terbesar di dunia, OKX, baru saja merilis laporan proof of reserves untuk periode 4 Juli 2025. Dalam laporan tersebut, OKX menyatakan bahwa mereka memiliki aset pengguna senilai US$28,8 miliar, termasuk dalam bentuk Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan USDT.

Namun yang menarik, terjadi penurunan signifikan dalam jumlah Bitcoin yang dimiliki pengguna OKX. Berikut adalah rinciannya:

  • 7 April 2025: 133.151 BTC

  • 10 Mei 2025: 125.164 BTC

  • Juni 2025: 120.804 BTC

  • Juli 2025: 116.769 BTC

Penurunan yang konsisten selama empat bulan ini menimbulkan pertanyaan tentang apa yang sebenarnya terjadi di pasar kripto global, khususnya terhadap aset utama seperti Bitcoin.

Penyebab Penurunan Bitcoin di Exchange

OKX menjelaskan bahwa fenomena ini bisa dikaitkan dengan aktivitas perdagangan musiman atau keputusan pengguna untuk memindahkan aset mereka ke cold wallet (dompet penyimpanan offline) dan platform decentralized finance (DeFi). Langkah ini umumnya dilakukan untuk keamanan tambahan atau sebagai bentuk kepercayaan terhadap strategi investasi jangka panjang.

Level Bitcoin di Exchange Mencapai Titik Terendah

Seorang pengguna di platform media sosial X (sebelumnya Twitter) mengungkapkan bahwa pada 3 Agustus 2025, total Bitcoin yang tersimpan di semua exchange hanya sekitar 2,10 juta BTC — salah satu level terendah dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan, angka ini tercatat saat harga Bitcoin menyentuh US$114.000, setelah sebelumnya menyentuh puncak di US$123.000.

Data dari CoinGlass juga memperkuat hal tersebut. Pada 5 Agustus 2025, jumlah Bitcoin di exchange naik sedikit menjadi 2,11 juta BTC, namun tetap berada di kisaran rendah jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Apa Arti Penurunan Ini bagi Investor?

Banyak analis melihat penurunan jumlah Bitcoin di exchange sebagai indikasi positif jangka panjang. Pasalnya, ketika investor menarik Bitcoin dari exchange dan menyimpannya di wallet pribadi, itu bisa berarti:

  1. Niat untuk menyimpan jangka panjang (HODL)

  2. Mengurangi tekanan jual di pasar

  3. Keyakinan terhadap kenaikan harga di masa depan

Smart investor juga menganggap bahwa koreksi harga Bitcoin dari US$123.000 ke US$114.000 adalah hal yang wajar setelah reli besar, dan bukan pertanda awal dari tren bearish yang panjang.


Kesimpulan: Jumlah Bitcoin di Exchange Turun, Sinyal Bullish?

Penurunan jumlah Bitcoin di exchange seperti OKX dan platform lainnya bukanlah pertanda buruk, justru bisa menjadi indikasi bullish. Semakin sedikit Bitcoin yang tersedia untuk diperdagangkan di exchange, maka tekanan jual akan berkurang, dan potensi kenaikan harga di masa depan menjadi lebih besar.

Untuk investor jangka panjang, tren ini bisa dimaknai sebagai momen akumulasi. Selama fundamental Bitcoin tetap kuat dan adopsi terus meningkat, penarikan aset dari exchange ke dompet pribadi merupakan sinyal kepercayaan terhadap masa depan aset digital ini.


Keyword Focus:

  • Bitcoin

  • jumlah Bitcoin di exchange

  • OKX proof of reserves

  • harga Bitcoin 2025

  • Bitcoin turun ke cold wallet

  • data CoinGlass Bitcoin

  • exchange cryptocurrency

Sabtu, 02 Agustus 2025

 Bagaimana Stablecoin Menyesuaikan Harga Aslinya

Bagaimana Stablecoin Menyesuaikan Harga Aslinya

Apa Itu Stablecoin?

Stablecoin adalah jenis cryptocurrency yang dirancang untuk meniru nilai aset tertentu, seperti dolar AS (USD), euro, atau bahkan emas. Tujuannya adalah menjaga kestabilan harga agar tidak fluktuatif seperti Bitcoin atau Ethereum.

Stablecoin yang populer contohnya:

  • USDT (Tether) → didesain mengikuti harga 1 USD

  • IDRT (Rupiah Token) → didesain mengikuti harga 1 IDR


Cara Stablecoin Menjaga Harga Sesuai Aset Asli

1. Didukung oleh Cadangan (Reserve-Backed)

Stablecoin seperti USDT dan IDRT mengklaim memiliki cadangan dalam bentuk fiat (uang asli). Artinya:

  • Untuk setiap 1 USDT yang beredar, ada $1 disimpan oleh penerbitnya (misalnya di bank atau aset setara kas).

  • Untuk setiap 1 IDRT, ada 1 Rupiah asli yang disimpan oleh penerbit seperti PT Rupiah Token Indonesia.

Inilah mengapa nilainya bisa stabil dan menyesuaikan harga aslinya.


2. Penggunaan Orakel Harga (Price Oracles)

Orakel adalah sistem yang menghubungkan blockchain dengan data dunia nyata.

Misalnya:

  • Ketika 1 USD = 16.000 IDR di pasar valuta asing (forex),

  • Maka sistem atau exchange akan mencatat bahwa 1 USDT ≈ 16.000 IDRT saat transaksi.

  • Hal ini menjaga harga tukar antar stablecoin tetap mengikuti kurs resmi.


3. Arbitrase di Pasar

Jika terjadi perbedaan harga, misalnya:

  • 1 USDT hanya dihargai 15.500 IDRT di pasar,

  • Trader akan membeli USDT murah dan menjualnya di tempat lain yang harganya 16.000 IDRT.

Proses arbitrase ini:

  • Mengurangi perbedaan harga (spread),

  • Membantu menstabilkan harga stablecoin secara alami di pasar bebas.


🔁 Contoh Nyata

Aset Asli Nilai Stablecoin Setara
1 USD 16.000 IDR 1 USDT ≈ 16.000 IDRT
10 USD 160.000 IDR 10 USDT ≈ 160.000 IDRT

Jadi, meski USDT dan IDRT adalah dua koin berbeda, mereka bisa dikonversi antar satu sama lain sesuai nilai tukar resmi berkat sistem cadangan, orakel, dan mekanisme pasar.

Kesimpulan

Stablecoin bisa menyesuaikan harga aslinya karena:

  • Ada cadangan aset nyata di belakangnya

  • Mengandalkan sistem teknologi untuk update harga

  • Didukung mekanisme pasar seperti arbitrase

Dengan begitu, ketika kamu melihat 1 USDT = 16.000 IDRT, itu bukan kebetulan, melainkan hasil dari sistem yang kompleks agar tetap stabil dan tepercaya.

Senin, 23 Juni 2025

Kondisi Saham dan Kripto 2025: Hold atau Jual ?

Kondisi Saham dan Kripto 2025: Hold atau Jual ?

 

Kondisi Saham dan Kripto 2025: Hold atau Jual ?


Tahun 2025 menjadi periode penuh tantangan dan peluang bagi para investor saham maupun kripto. Geopolitik yang memanas, suku bunga global yang fluktuatif, serta kemajuan teknologi yang pesat membuat banyak investor bertanya-tanya: apakah saat ini waktu yang tepat untuk hold, atau justru sebaiknya jual dulu?

Pasar Saham: Stabil Namun Selektif

Pasar saham global menunjukkan tanda-tanda pemulihan moderat sejak akhir 2024. Indeks-indeks besar seperti S&P 500 dan Nasdaq mengalami kenaikan bertahap, didorong oleh sektor teknologi dan energi terbarukan. Di sisi lain, sektor keuangan dan real estate masih bergerak lambat akibat tekanan inflasi dan kenaikan suku bunga.

Untuk investor saham, pendekatan selektif menjadi kunci. Jika Anda memiliki saham dari perusahaan teknologi dengan fundamental kuat dan prospek pertumbuhan yang berkelanjutan, maka hold bisa menjadi pilihan bijak. Namun, jika Anda memegang saham dari sektor yang stagnan atau terkena dampak krisis geopolitik seperti konflik Iran-Israel, melakukan rebalancing atau bahkan jual dulu bisa dipertimbangkan.

Pasar Kripto: Volatil Tapi Penuh Potensi

Sementara itu, pasar kripto masih menunjukkan volatilitas tinggi. Bitcoin sempat menyentuh harga di atas $110.000 namun kembali terkoreksi hingga  ke kisaran $80.000 pada bulan april. Altcoin juga mengalami fluktuasi tajam, terutama akibat sentimen investor yang sensitif terhadap regulasi baru dan perkembangan adopsi institusional.

Meskipun begitu, sentimen jangka panjang terhadap kripto tetap positif, terutama dengan semakin banyaknya negara dan perusahaan yang mengadopsi teknologi blockchain. Stablecoin, DeFi, dan tokenisasi aset mulai menjadi bagian dari sistem keuangan modern.

Bagi investor kripto, strategi hold sangat bergantung pada jenis aset dan tujuan investasi. Jika Anda memegang proyek-proyek kuat seperti Bitcoin, Ethereum, atau token yang memiliki ekosistem berkembang seperti Solana atau Avalanche, maka menahan (HODL) untuk jangka menengah atau panjang masih sangat relevan. Namun, jika portofolio Anda dipenuhi token berisiko tinggi tanpa utilitas jelas, maka menjual sebagian untuk mengamankan profit adalah langkah bijak.

Faktor yang Harus Dipertimbangkan

Sebelum memutuskan untuk hold atau jual, perhatikan beberapa faktor berikut:

  1. Tujuan investasi – Jangka pendek atau panjang?

  2. Sentimen pasar – Apakah pasar sedang bullish atau bearish?

  3. Risiko global – Konflik geopolitik, inflasi, dan suku bunga mempengaruhi semua aset.

  4. Portofolio Anda – Apakah terlalu banyak terpapar aset berisiko?

Kesimpulan

Tidak ada jawaban mutlak antara hold atau jual dalam situasi pasar saat ini. Namun, dengan analisis fundamental yang kuat, diversifikasi yang tepat, dan memahami profil risiko Anda sendiri, keputusan akan lebih terarah. Pasar saham cenderung stabil untuk jangka panjang, sedangkan kripto menawarkan potensi tinggi namun juga risiko besar. Bijak dalam membaca tren dan bersiap menghadapi kemungkinan terburuk adalah kunci sukses berinvestasi di tahun 2025.

Selasa, 04 April 2023

Rubah logo twitter jadi shiba inu, dogecoin melesat

Rubah logo twitter jadi shiba inu, dogecoin melesat

source : https://twitter.com/elonmusk/status/1642962756906418176

Bukakripto. hari ini tanggal 4 april 2023 , secara mengejutkan logo twitter yang semulanya berupa burung biru berubah menjadi logo shiba inu. hal itu dilakukan secara sengaja oleh pemilik twitter yang baru yaitu Elon Musk.

Perlu kita ketahui sebelum mengakusisi twitter, orang terkaya didunia ini pernah memberikan candaan akan merubah logo twitter menjadi dogecoin, dan tepat hari ini Elon musk melakukanya .

seperti cuitan nya terbaru yang repost tentang komentarnya dimasa lampau :

source : https://twitter.com/elonmusk/status/1642976364080041984
Manipulasi harga Doge Coin
Elon Musk sendiri dikenal sebagai  "influencer" dari cryptocurrency Dogecoin, karena tweetnya sering memengaruhi harga Doge. Reputasi ini juga menimbulkan masalah hukum bagi Elon Musk. Investor cryptocurrency Dogecoin bernama Keith Johnson menggugatnya sebesar $258 miliar atau sekitar 3.800 triliun rupiah. Dalam gugatannya, Johnson mengklaim kehilangan banyak uang setelah berinvestasi di Dogecoin.

Dengan aktivitas bisnis yang dimanipulasi oleh Musk dan perusahaannya di Twitter. Sejak 2019, Elon Musk suka menunjukkan dukungannya terhadap Dogecoin, dengan men-tweet dengan kode "DOGE". Musk bahkan mengatakan bahwa toko online Tesla akan menerima pembayaran dalam bentuk Dogecoin pada Desember 2021. 

Tentu saja, tweet tersebut menyebabkan harga Dogecoin naik. Sebagai akibat dari perubahan logo Twitter ini, cryptocurrency Dogecoin juga dilaporkan meningkat nilainya lebih dari 25 persen. Kata kunci "Doge" juga menjadi tren global di Twitter dengan hampir 300.000 kicauan.
 

Minggu, 26 Februari 2023

Harga Bitcoin terus mengalami fluktuasi pada pekan ini

Harga Bitcoin terus mengalami fluktuasi pada pekan ini

BukakriptoHarga Bitcoin terus mengalami fluktuasi pada pekan ini setelah mengalami penurunan harga sebelumnya. Namun, beberapa analis masih melihat prospek yang cerah untuk aset kripto di masa depan.

Beberapa faktor yang mempengaruhi fluktuasi harga Bitcoin adalah pernyataan publik dari tokoh-tokoh terkait kripto seperti Elon Musk dan kondisi pasar secara umum. Namun, meskipun harga Bitcoin dan kripto lainnya terus berfluktuasi, banyak analis masih melihat prospek yang cerah untuk masa depan kripto.

Salah satu faktor yang menyebabkan banyak orang dan institusi tertarik pada kripto adalah teknologi blockchain yang mendasarinya. Blockchain menawarkan sistem transaksi yang aman, cepat, dan terdesentralisasi, sehingga memungkinkan pengguna untuk melakukan transaksi secara anonim dan tanpa pihak perantara seperti bank atau lembaga keuangan.

Selain itu, adopsi kripto oleh perusahaan-perusahaan besar seperti Tesla dan PayPal menunjukkan bahwa kripto semakin diterima oleh masyarakat luas dan industri. Hal ini dapat meningkatkan kepercayaan terhadap kripto dan mendorong pertumbuhan pasar.

Namun, seperti halnya dengan semua investasi, ada risiko yang terkait dengan kripto dan fluktuasi harga yang besar. Oleh karena itu, penting untuk melakukan penelitian yang cermat dan mempertimbangkan risiko sebelum melakukan investasi dalam kripto atau aset lainnya.

Selasa, 04 Oktober 2022

Bitcoin akan segera bullish

Bitcoin akan segera bullish


Bukakripto. Setelah beberapa bulan aset kripto lesu, dan cenderung mengalami penurunan dan sideways , pada bulan kedepan akan ada kabar gembira mengenai potensi besar aset kripto seperti Bitcoin mengalami kenaikan yang cukup signifikan atau Bullish.

mengapa kami memprediksi bitcoin akan mengalami bullish , hal itu ditandai dengan arus keluar dari pertukaran crypto dari wallet pribadi mengalami peningkatan yang signifikan.

Dalam sebuah posting yang diterbitkan di platform CryptoQuant, arus keluar pertukaran digambarkan  “sangat signifikan” dan “jumlahnya tertinggi dalam beberapa bulan,” berjumlah lebih dari 61.000 BTC dalam tiga hari terakhir saja".

“Setelah berbulan-bulan harga lebih rendah, dan ini adalah pertanda permintaan untuk kembali ke pasar kripto” kata postingan yang ditulis oleh pengguna Maartunn.

source : Maartunn/CryptoQuant

Arus keluar pada pasar bursa kripto umumnya dipandang sebagai bullish untuk harga kripto, karena ini menunjukkan bahwa investor memiliki keyakinan jangka panjang pada aset kripto dan tidak berencana untuk menjual lagi dalam waktu dekat. Sebaliknya, arus masuk pertukaran dipandang sebagai bearish karena bisa menjadi tanda bahwa investor kehilangan kepercayaan dan karena itu mengirim koin ke bursa untuk dijual. 

Rabu, 17 Agustus 2022

Bitcoin sedang sideways ? ini penjelasannya !

Bitcoin sedang sideways ? ini penjelasannya !

Bukakripto. Sudah hampir lebih dari 1 bulan market kripto mengalami pergerakan harga yang terbilang relatif tidak terlalu signifikan atau biasa di sebut Market Sideways, harga bitcoin khususnya bergerak dikisaran 20K USD hingga 25K USD, hal ini bisa menjadi momentum baik atau bahkan buruk jika masa sideways market ini berakhir, berikut adalah penjelasan mengenai sideways market 

sideways adalah suatu kondisi ketika harga suatu aset yang diperdagangkan di pasar bergerak relatif mendatar (sideways) karena kuatnya penawaran dan permintaan selama periode waktu tertentu. Situasi ini biasanya terjadi selama periode konsolidasi, sebelum harga melanjutkan tren sebelumnya atau membalikkan tren baru. 

Secara umum, pasar sideways adalah hasil dari pergerakan harga antara level support dan resistance yang kuat. Kondisi ini menyebabkan pergerakan harga dari aset yang sedang tren menjadi stabil untuk waktu yang lama sebelum memulai tren baru yang bisa naik atau bahkan turun. 

Di sisi lain, volume, yang merupakan indikator penting dalam perdagangan, sering kali tetap stabil selama periode pasar sideways, karena tren naik dan turun juga berlaku. Bisa naik atau bahkan anjlok ke satu arah saat breakout atau breakout terjadi. 

Inilah sebabnya mengapa ketika menganalisis pasar sideways, pedagang harus melihat indikator teknis dan pola grafik lainnya. Tujuannya adalah untuk memberikan sinyal tentang di mana harga berada dan kapan kemungkinan breakout atau breakout.

Add Your Ads

Featured

[Featured][recentbylabel2]
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done