Buka Kripto
News Update
Loading...

Jumat, 29 Agustus 2025

Mengungkap Rencana Stablecoin Yuan China

Mengungkap Rencana Stablecoin Yuan China

 

Mengungkap Rencana Stablecoin Yuan China : Stablecoin Yuan China Akan Saingi Dolar

Dunia kripto kembali ramai dengan spekulasi setelah muncul kabar bahwa Tiongkok mungkin akan meluncurkan stablecoin berbasis yuan. Namun, para ahli hukum dan analis menilai langkah ini tidak serta-merta menandakan adanya perubahan sikap Beijing terhadap aset kripto.

Isu Stablecoin Yuan dan Dua Pasar RMB

Laporan terbaru dari Reuters menyebutkan bahwa Beijing sedang mempertimbangkan stablecoin yang dipatok pada renminbi (RMB) sebagai bagian dari strategi internasionalisasi mata uangnya. Walaupun demikian, hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari otoritas China.

Jika pun stablecoin ini jadi diluncurkan, besar kemungkinan peredarannya akan dilakukan di luar daratan Tiongkok. Hal ini berkaitan dengan struktur unik mata uang China yang terbagi menjadi dua pasar: CNY (onshore yuan) yang hanya berlaku di dalam negeri dengan kontrol ketat, serta CNH (offshore yuan) yang diperdagangkan di luar negeri, khususnya di Hong Kong.

Mengapa Stablecoin CNY Hampir Mustahil

Stablecoin berbasis CNY dinilai sulit terealisasi karena akan bertabrakan dengan kebijakan kontrol modal yang sangat ketat di dalam negeri. Beijing selama ini sudah mendorong penggunaan e-CNY, yaitu yuan digital yang dikembangkan langsung oleh bank sentral sebagai bagian dari proyek mata uang digital resmi (CBDC).

Dengan posisi tersebut, setiap uji coba stablecoin di daratan China kemungkinan besar akan diintegrasikan dengan e-CNY, bukan berdiri sebagai aset terpisah.

Hong Kong Jadi Pusat Uji Coba

Sejak 2010, Hong Kong telah berperan sebagai pusat pasar CNH. Kota ini menjadi tempat berkembangnya obligasi “dim sum” berbasis yuan offshore dan kini juga menyediakan kerangka hukum untuk perdagangan kripto.

Pada Agustus 2024, aturan stablecoin baru mulai berlaku di Hong Kong. Aturan ini mewajibkan penerbit stablecoin untuk mendapatkan lisensi, sebuah langkah yang dipandang sebagai peluang uji coba bagi stablecoin berbasis yuan.

Para analis meyakini, jika China benar-benar ingin menguji stablecoin, Hong Kong akan menjadi tempat utama karena posisinya sebagai jembatan antara pasar global dan kebijakan domestik Beijing.

Tantangan Dominasi Dolar

Saat ini, sekitar 98% pasar stablecoin masih dikuasai oleh token berbasis dolar AS seperti USDT dan USDC. Akademisi China menilai dominasi ini berpotensi melemahkan kedaulatan finansial yuan. Dengan demikian, stablecoin berbasis CNH dapat dipandang sebagai upaya strategis Beijing untuk menghadirkan alternatif terhadap dominasi dolar di dunia kripto.

Namun, ada kendala besar. Pasokan CNH di luar negeri masih sangat kecil jika dibandingkan dengan total suplai uang di daratan China. Data otoritas Hong Kong menunjukkan, hingga Juni 2024, simpanan CNH hanya sekitar 0,27% dari total suplai uang di Tiongkok.

Kesimpulan

Stablecoin berbasis yuan memang menarik perhatian pasar, tetapi jangan berharap stablecoin ini bisa digunakan langsung di daratan China. Dengan kontrol ketat terhadap arus modal dan fokus besar pada pengembangan e-CNY, langkah Beijing kemungkinan hanya sebatas pengujian di wilayah offshore seperti Hong Kong.

Artinya, tujuan utama stablecoin ini bukanlah untuk mengejar adopsi ritel, melainkan untuk memperluas ruang strategis yuan dalam ekosistem keuangan digital global.

Senin, 25 Agustus 2025

Cara Menggunakan ChatGPT untuk Riset Koin Sebelum Investasi

Cara Menggunakan ChatGPT untuk Riset Koin Sebelum Investasi

 

Cara Menggunakan ChatGPT untuk Riset Koin Sebelum Investasi

Investasi dalam cryptocurrency menawarkan peluang besar, namun juga menyimpan risiko yang tidak sedikit. Dengan ribuan koin dan token yang beredar, mulai dari Bitcoin, Ethereum, hingga altcoin dan memecoin baru, investor wajib melakukan riset sebelum menaruh modal. Salah satu cara yang efektif adalah memanfaatkan ChatGPT sebagai asisten riset yang mampu menyederhanakan informasi, menganalisis risiko, serta membantu Anda membuat keputusan investasi yang lebih cerdas.


Mengapa Riset Kripto Itu Penting?

Berbeda dengan saham tradisional yang didukung laporan keuangan dan regulasi, aset kripto sering kali tidak memiliki data standar. Investor harus membaca whitepaper, menelusuri GitHub, hingga menganalisis sentimen komunitas. Tanpa riset, sangat mudah terjebak pada proyek berlebihan bahkan penipuan.

Beberapa contoh penipuan kripto yang sering terjadi:

  • Rug Pull: Developer membuat token, menggalang dana, lalu menarik semua likuiditas dan meninggalkan investor.

  • Pump and Dump: Grup tertentu menaikkan harga koin secara artifisial, lalu menjual aset mereka hingga harga anjlok.

  • Whitepaper palsu: Dokumen yang dijiplak dari proyek lain atau berisi jargon teknis tanpa produk nyata.

  • Pig Butchering: Penipuan melalui pendekatan personal untuk meyakinkan korban berinvestasi besar pada proyek fiktif.

  • Phishing & situs palsu: Website tiruan yang menyerupai bursa atau wallet resmi untuk mencuri kunci privat.

Oleh karena itu, riset menyeluruh sangat penting. Beberapa hal yang wajib diperiksa antara lain:

  • Apa tujuan proyek dan masalah yang diselesaikan

  • Siapa tim pengembang dan mitranya

  • Apakah ada produk nyata yang bisa digunakan

  • Bagaimana perbandingan dengan kompetitor

  • Sejauh mana keamanan dan kepatuhan regulasinya


Bagaimana ChatGPT Membantu Riset Koin Kripto

ChatGPT dapat menjadi alat riset praktis bagi pemula maupun trader berpengalaman. Berikut beberapa cara memanfaatkannya:

1. Membuat Ringkasan Proyek

Anda bisa meminta ChatGPT untuk menjelaskan suatu koin dengan bahasa sederhana. Ini membantu memahami tujuan proyek tanpa harus membaca dokumen teknis yang rumit.

Contoh prompt:
“Jelaskan secara singkat apa fungsi dari Solana.”


2. Merangkum Whitepaper

Whitepaper kripto sering panjang dan teknis. Dengan ChatGPT, Anda bisa menyalin isi dokumen lalu meminta ringkasan poin penting seperti roadmap, teknologi utama, dan tujuan proyek.

Contoh prompt:
“Ringkas isi whitepaper dari Stellar.”


3. Mengevaluasi Use Case dan Market Fit

Tidak semua koin memiliki kegunaan nyata. ChatGPT dapat membantu menilai apakah sebuah token benar-benar menyelesaikan masalah.

Contoh prompt:
“Apa masalah yang coba dipecahkan oleh Chainlink dan siapa penggunanya?”


4. Menganalisis Tim dan Kemitraan

Tim yang kredibel serta dukungan dari mitra strategis meningkatkan kepercayaan pada sebuah proyek.

Contoh prompt:
“Siapa pendiri Avalanche dan apa latar belakangnya?”


5. Memahami Tokenomics

Distribusi dan suplai token sangat memengaruhi harga jangka panjang. ChatGPT bisa menjelaskan struktur tokenomics suatu proyek.

Contoh prompt:
“Bagaimana tokenomics dari Hedera HBAR dan berapa total suplai yang tersedia?”


6. Menilai Risiko Keamanan dan Regulasi

Banyak proyek yang menghadapi masalah hukum atau celah keamanan. Anda bisa meminta ChatGPT menampilkan riwayat risiko tersebut.

Contoh prompt:
“Apakah Tether USDT pernah mengalami masalah regulasi?”


7. Membandingkan dengan Kompetitor

Analisis perbandingan membantu melihat kelebihan dan kelemahan suatu proyek. ChatGPT bahkan bisa membuat tabel perbandingan untuk memudahkan analisis.

Contoh prompt:
“Bandingkan blockchain Sui dan Sei dari sisi skalabilitas dan interoperabilitas.”


Tips Tambahan: Biarkan ChatGPT Memberi Daftar Pertanyaan Riset

Bagi pemula, mungkin sulit mengetahui apa saja yang harus ditanyakan. ChatGPT bisa memberikan checklist riset, mulai dari aspek fundamental, teknis, sentimen pasar, hingga faktor keamanan.

Contoh prompt:
“Saya ingin berinvestasi di token baru, apa saja hal penting yang perlu saya perhatikan?”


Kesimpulan

Riset adalah kunci utama dalam berinvestasi kripto. Dengan bantuan ChatGPT, Anda dapat:

  • Menyederhanakan informasi teknis

  • Mengevaluasi tim dan mitra proyek

  • Menganalisis tokenomics dan use case

  • Membandingkan proyek dengan kompetitor

  • Mengidentifikasi risiko keamanan dan regulasi

Dengan pendekatan ini, keputusan investasi menjadi lebih terinformasi dan mengurangi risiko terjebak dalam penipuan.

Kamis, 21 Agustus 2025

Bagaimana menggunakan Google Gemini untuk Trading Kripto

Bagaimana menggunakan Google Gemini untuk Trading Kripto

 

Google Gemini untuk Trading Kripto: Kelebihan, Keterbatasan, dan Cara Penggunaan yang Bijak

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) semakin merambah ke dunia trading kripto. Salah satu inovasi terbaru datang dari
, sebuah model AI yang dirancang untuk memberikan analisis berbasis data pasar serta perilaku trading historis. Meskipun menawarkan banyak keunggulan, trader perlu memahami bahwa AI seperti Gemini tetap memiliki batasan yang tidak boleh diabaikan.


Kelebihan Google Gemini dalam Trading Kripto

Google Gemini dapat membantu trader dalam memahami pasar yang penuh dengan volatilitas. Beberapa kelebihan yang bisa dimanfaatkan antara lain:

1. Analisis Pola dan Tren

Gemini dapat menjelaskan berbagai pola teknikal seperti head and shoulders atau double top/bottom, yang kerap muncul pada pasar kripto. Pengetahuan ini penting untuk mengidentifikasi kemungkinan pembalikan tren di kondisi pasar yang tidak stabil.

2. Manajemen Risiko dan Diversifikasi

Selain sekadar memberi wawasan, Gemini bisa membantu trader dalam menyusun strategi manajemen risiko. Misalnya, dengan menjelaskan pentingnya mencari aset dengan korelasi rendah terhadap Bitcoin untuk mengurangi risiko portofolio.

3. Refleksi dari Perdagangan Sebelumnya

Salah satu fitur bermanfaat adalah kemampuan Gemini untuk membandingkan kondisi pasar saat ini dengan peristiwa historis. Misalnya, jika seorang trader pernah membeli Ethereum di harga tertentu, Gemini dapat meninjau kembali kondisi saat itu dan membandingkannya dengan situasi terkini.


Keterbatasan Google Gemini dalam Trading Kripto

Meskipun canggih, Gemini bukan alat ajaib yang mampu memprediksi harga secara akurat. Ada beberapa keterbatasan penting yang perlu dipahami:

  1. Tidak bisa memprediksi harga
    Gemini hanya menganalisis tren dan skenario, tetapi tidak mengetahui harga di masa depan. Semua proyeksi bersifat spekulatif.

  2. Tidak terhubung langsung dengan data on-chain
    Untuk data real-time seperti pergerakan wallet, biaya gas, atau aktivitas protokol, trader tetap harus menggunakan alat seperti CoinGecko, DefiLlama, atau Nansen.

  3. Tidak menggantikan charting tools
    Gemini tidak dapat menggambar garis support/resistance secara otomatis atau memberikan sinyal beli/jual. Untuk kebutuhan ini, trader sebaiknya menggunakan platform seperti TradingView atau CoinMarketCap.

  4. Tidak mengetahui portofolio pribadi
    Kecuali trader memasukkan data secara manual, Gemini tidak memahami kepemilikan aset, toleransi risiko, atau ukuran posisi Anda.


Kapan Harus Menggunakan AI dan Kapan Harus Skeptis?

Penting bagi trader untuk memahami kapan AI bisa membantu, dan kapan harus berhati-hati.

  • Gunakan Gemini untuk:

    • Mempelajari pola teknikal dan konsep analisis.

    • Merefleksikan pengalaman trading sebelumnya.

    • Mendapatkan wawasan umum tentang kondisi pasar.

  • Tetap skeptis ketika:

    • Membutuhkan data pasar real-time.

    • Mengandalkan prediksi harga secara langsung.

    • Menentukan titik masuk atau keluar tanpa konfirmasi dari analisis tambahan.


Memaksimalkan Trading dengan Kombinasi AI dan Tools Lain

Untuk hasil optimal, Gemini sebaiknya digunakan bersama alat lain yang lebih spesifik, seperti:

  • Market data & charting: TradingView, CoinMarketCap, CoinGecko.

  • On-chain analytics: Nansen, Glassnode, Dune Analytics.

  • Portfolio tracker: Zapper, DeBank, Zerion.

  • Berita & alert: CryptoPanic, Token Terminal, Messari.

  • Sentimen pasar: LunarCrush, Santiment, X (Twitter), Reddit.


Kesimpulan

Google Gemini adalah asisten AI yang berguna untuk memberikan wawasan tambahan dalam trading kripto. Namun, trader harus selalu ingat bahwa Gemini bukan pengganti data real-time, charting tools, ataupun pengalaman pribadi.

Dengan memadukan Gemini, alat analisis pasar, serta disiplin dalam manajemen risiko, trader dapat mengambil keputusan lebih cerdas dan bijak di tengah pasar kripto yang penuh ketidakpastian.

Ingat: di dunia kripto, rasa ingin tahu harus berjalan seiring dengan kewaspadaan.

Kamis, 14 Agustus 2025

Google Play Wajibkan Pengembang Dompet Kripto Memiliki Lisensi di 15 Negara, Termasuk AS dan Uni Eropa

Google Play Wajibkan Pengembang Dompet Kripto Memiliki Lisensi di 15 Negara, Termasuk AS dan Uni Eropa

 

Google Play akan menerapkan kebijakan baru yang mewajibkan penyedia aplikasi dompet kripto di lebih dari 15 yurisdiksi, termasuk Amerika Serikat dan Uni Eropa, untuk memiliki lisensi resmi serta mematuhi standar industri yang berlaku. Aturan ini hanya berlaku bagi wallet kustodian, sementara dompet non-kustodian tetap bebas dari kewajiban tersebut.

Kebijakan baru ini akan mulai berlaku pada 29 Oktober. Bagi pengembang di Amerika Serikat, pendaftaran wajib dilakukan ke regulator lokal sebagai money services business atau money transmitter. Sementara di Uni Eropa, pengembang harus terdaftar sebagai Crypto-Asset Service Provider (CASP).


Persyaratan di Amerika Serikat dan Uni Eropa

Di AS, perusahaan yang terdaftar pada Financial Crimes Enforcement Network (FinCEN) sebagai money services business diwajibkan memenuhi ketentuan khusus, seperti penerapan program Anti-Pencucian Uang (AML) secara tertulis. Kebijakan ini berpotensi mendorong adopsi yang lebih luas atas prosedur Know Your Customer (KYC) dan langkah keamanan lainnya.

Google menegaskan bahwa dompet non-kustodian tidak termasuk dalam cakupan aturan ini. Pernyataan tersebut disampaikan setelah muncul kekhawatiran dari komunitas kripto, khususnya di platform X (Twitter). “Dompet non-kustodian tidak termasuk dalam kebijakan Cryptocurrency Exchanges and Software Wallets di Google Play. Pusat Bantuan akan diperbarui untuk memperjelas hal ini,” ungkap pihak Google.


Riwayat Hubungan Google Play dengan Aplikasi Kripto

Google Play memiliki sejarah panjang dan penuh dinamika dengan industri kripto.

  • 2018: Melarang aplikasi penambangan kripto.

  • 2020: Menghapus gim Bitcoin Blast serta aplikasi berita kripto, termasuk Cointelegraph dan Coindesk, tanpa alasan jelas.

  • 2021: Melarang delapan aplikasi kripto yang dianggap menipu pengguna dengan layanan cloud palsu.

  • 2023: Mengizinkan gim berbasis NFT, namun mewajibkan pengungkapan fitur tersebut dan melarang elemen perjudian serta loot box.

Saat ini, berdasarkan halaman kebijakan konten blockchain Google Play, ada empat kategori aplikasi yang memerlukan perhatian khusus:

  1. Bursa kripto dan dompet perangkat lunak.

  2. Dompet kripto.

  3. Aplikasi distribusi aset digital tokenized.

  4. Gim NFT dengan unsur gamifikasi.


Dampak bagi Pengembang dan Pengguna

Dengan kebijakan baru ini, pengembang aplikasi dompet kripto di wilayah terdampak harus mempersiapkan dokumen legal dan memastikan operasionalnya sesuai regulasi. Bagi pengguna, aturan ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan, transparansi, dan kepercayaan terhadap aplikasi kripto di Google Play.

Langkah Google Play ini mencerminkan tren global di mana regulasi aset digital semakin ketat, sejalan dengan meningkatnya jumlah pengguna dan nilai transaksi di ekosistem kripto.

Minggu, 10 Agustus 2025

Meme Coin dan GameFi: Rahasia Komunitas Aktif Melalui Quest dan Gamifikasi

Meme Coin dan GameFi: Rahasia Komunitas Aktif Melalui Quest dan Gamifikasi

Meme Coin dan GameFi: Rahasia Komunitas Aktif Melalui Quest dan Gamifikasi

Meme coin dan proyek GameFi sering dianggap tidak serius karena lebih mengandalkan kesenangan, humor, atau bahkan kontroversi dibandingkan inovasi teknologi murni. Meski demikian, keduanya memiliki satu kekuatan besar yang sama: komunitas yang solid dan aktif.

Menariknya, audiens proyek-proyek ini sangat responsif terhadap quest mechanics—serangkaian tantangan interaktif yang memberikan hadiah kepada partisipan. Mengapa hal ini bisa terjadi? Dan bagaimana Anda dapat memanfaatkannya untuk pertumbuhan komunitas kripto?


Mengapa Komunitas Meme Coin Aktif dalam Quest?

Gamifikasi bukanlah hal baru, namun di ekosistem Web3, konsep ini berkembang pesat. Web3 quest adalah kampanye interaktif di mana anggota komunitas menyelesaikan tugas tertentu untuk mendapatkan reward. Tugas ini sering kali sederhana—retweet, komentar, transfer aset, atau membuat konten—namun mampu mendorong interaksi besar-besaran.

Menurut riset Generis dan Claimr, 35–40% pengguna proyek meme coin terlibat aktif dalam quest, jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata proyek kripto lain yang hanya sekitar 18%. Penyebab utamanya antara lain:

  1. Tingkat Akses Rendah
    Meme coin lebih mengandalkan cerita, humor, dan viralitas daripada teknologi kompleks. Pengguna cukup paham konsep dan cerita di balik koin tanpa harus mengerti detail teknis. Tugas dalam quest pun umumnya sederhana, sehingga mudah diikuti oleh siapa saja.

  2. Keterlibatan Emosional Tinggi
    Banyak orang memegang $DOGE bukan karena kode sempurna, tetapi karena rasa kebersamaan. Komunitas ini pernah mendanai tim Olimpiade Jamaika, melatih anjing untuk anak berkebutuhan khusus, hingga membangun sumur di Kenya. Ikatan emosional ini membuat anggota lebih antusias mengikuti quest.

  3. Semangat Bermain
    Meme coin identik dengan aktivitas seru seperti membuat meme, lelucon, atau aksi kolaboratif. Quest menambahkan struktur dan tantangan, seperti menemukan potongan seed phrase atau menyelesaikan misi khusus, yang memicu rasa kompetisi positif.


“Fun Layer” yang Membuat Komunitas Betah

Keberhasilan komunitas meme coin mempertahankan perhatian anggota terletak pada lapisan hiburan—gabungan game, meme, humor lokal, dan quest dengan sistem poin, leaderboard, dan hadiah.

Quest biasanya dibagi berdasarkan tujuan:

  • Meningkatkan KPI Media Sosial
    Meliputi like, follow, share, komentar, atau pembuatan konten UGC (User-Generated Content).

  • Pengembangan Komunitas
    Mengajak teman bergabung, membuat meme, atau video kreatif.

  • Onboarding dan Engagement Produk
    Contohnya mengunduh dompet kripto, mendaftar, KYC, deposit, bermain game, atau mencoba fitur baru.

  • Aktivitas On-chain
    Membuat wallet, membeli/menukar aset, staking, hingga mint NFT.

Strategi terbaik adalah memulai dengan tugas sederhana, lalu secara bertahap meningkatkan kompleksitas. Hal ini memanfaatkan sifat manusia yang menyukai reward cepat, minim risiko, dan tantangan bertahap.


Pelajaran untuk Proyek Kripto “Serius”

Bukan hanya meme coin atau GameFi yang bisa memanfaatkan quest. Studi menunjukkan bahwa quest dengan gamifikasi mampu meningkatkan aktivitas pengguna hingga 63% dan retensi audiens sebesar 43%, bahkan untuk proyek yang dianggap “serius”.

Tips agar quest lebih efektif:

  • Tentukan tujuan utama (meningkatkan aktivitas, onboarding, atau promosi media sosial).

  • Kenali audiens (trader aktif, HODLer, atau pengguna baru).

  • Gunakan tema yang relevan (ulang tahun proyek, event besar, atau peluncuran fitur).

  • Kombinasikan tugas sederhana dan kompleks dengan hadiah yang sepadan.

  • Pilih platform quest yang tepat seperti Zealy, Galxe, atau Claimr.

  • Promosikan quest melalui influencer dan sistem referral.

  • Gunakan storytelling untuk membangun narasi yang menarik.


Kesimpulan: Gamifikasi adalah Senjata Rahasia

Data membuktikan bahwa gamifikasi efektif mendorong interaksi dan loyalitas komunitas. Baik untuk proyek meme coin, GameFi, maupun platform kripto yang serius, quest bisa menjadi strategi ampuh untuk mencapai pertumbuhan organik.

Jangan ragu bereksperimen—terkadang, strategi terbaik dimulai dari sebuah meme.

Jumat, 08 Agustus 2025

5 Rekomendasi Koin Micin Potensial di 2025 Dari PENGU hingga MEMEFI

5 Rekomendasi Koin Micin Potensial di 2025 Dari PENGU hingga MEMEFI

 


5 Rekomendasi Koin Micin Potensial: Dari PENGU hingga MEMEFI

Dalam dunia kripto, koin micin sering kali menjadi topik hangat karena potensi keuntungannya yang luar biasa—meskipun disertai risiko tinggi. Istilah “micin” mengacu pada aset kripto berkapitalisasi pasar kecil, seringkali berasal dari proyek baru atau berkonsep unik, dan belum banyak dilirik investor besar. Nah, bagi kamu yang suka berburu peluang dari koin-koin yang belum populer, berikut adalah 5 rekomendasi koin micin potensial yang bisa kamu pantau dan analisis lebih dalam!


1. Pudgy Penguins (PENGU) – Rank Market Cap: 40-an

Meskipun sudah masuk 50 besar, PENGU masih tergolong "micin berlabel elite." Berasal dari koleksi NFT terkenal Pudgy Penguins, token ini menjadi bagian dari strategi ekspansi brand ke dunia Web3. Popularitas NFT-nya yang viral di kalangan kolektor menjadikan PENGU sebagai koin dengan komunitas kuat dan dukungan ekosistem yang solid.

Mengapa menarik?

  • Brand dan komunitas yang aktif

  • Potensi integrasi dalam game, merchandise, dan dunia virtual

  • Likuiditas relatif tinggi untuk koin micin


2. BONDEX (BNDX) – Rank Market Cap: 1200-an

BONDEX adalah proyek Web3 yang bertujuan merevolusi dunia rekrutmen dan karier. Melalui platform terdesentralisasi, BONDEX menghubungkan perusahaan dengan talenta global menggunakan insentif token BNDX. Dengan ide inovatif seperti ini, BNDX punya nilai tambah dibanding koin micin lainnya.

Mengapa menarik?

  • Utility nyata di bidang rekrutmen dan karier

  • Kolaborasi dengan perusahaan global

  • Masih undervalued di ranking 1200-an


3. AirSwap (AST) – Rank Market Cap: 1200-an

Walaupun sudah lama hadir, AirSwap tetap masuk kategori micin karena nilai kapitalisasi pasarnya yang belum tinggi. AST adalah token dari protokol peer-to-peer yang memungkinkan pertukaran token tanpa perlu bursa terpusat. Cocok untuk kamu yang mendukung prinsip desentralisasi murni dalam DeFi.

Mengapa menarik?

  • Teknologi P2P exchange yang kuat

  • Minim biaya dan privasi lebih baik

  • Kompatibel dengan berbagai dompet populer


4. DEXGame (DXGM) – Rank Market Cap: 2900-an

DEXGame adalah gabungan antara gaming dan DeFi—dua industri yang terus berkembang. Proyek ini membangun ekosistem tempat developer, gamer, dan investor bisa berinteraksi dan bertransaksi secara terdesentralisasi. Meski masih sangat kecil, DXGM punya potensi tumbuh besar jika dunia GameFi kembali booming.

Mengapa menarik?

  • Fokus pada industri GameFi

  • Komunitas gamer yang bisa berkembang

  • Potensi kerja sama dengan game Web3


5. MemeFi (MEMEFI) – Rank Market Cap: 600-an

MEMEFI mencoba menggabungkan dunia meme dan keuangan terdesentralisasi (DeFi) dalam satu ekosistem. Meski terdengar ringan, konsep ini menyasar pengguna yang suka hiburan tapi juga ingin berpartisipasi dalam aktivitas DeFi. MEMEFI menargetkan adopsi massal lewat kampanye meme dan gamifikasi.

Mengapa menarik?

  • Branding yang ringan dan mudah viral

  • Potensi yield farming berbasis meme

  • Komunitas bisa berkembang cepat dengan pendekatan fun


Kesimpulan: Micin Hari Ini, Potensi Besar Esok Hari

Kelima koin di atas memiliki karakteristik berbeda: dari branding kuat (PENGU), utility spesifik (BNDX, AST), hingga pendekatan unik di dunia hiburan dan game (DXGM, MEMEFI). Namun, satu kesamaan mereka adalah potensi pertumbuhan yang besar jika dikelola dan dipasarkan dengan benar.

⚠️ Disclaimer: Semua investasi kripto memiliki risiko tinggi. Artikel ini bukan saran investasi. Lakukan riset sendiri (DYOR) sebelum membeli aset kripto apa pun.

Kamis, 07 Agustus 2025

Trump Izinkan Aset Kripto dalam Rencana Pensiun 401(k) Kebijakan Baru dari Gedung Putih

Trump Izinkan Aset Kripto dalam Rencana Pensiun 401(k) Kebijakan Baru dari Gedung Putih

 

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dikabarkan akan menandatangani perintah eksekutif yang memungkinkan aset kripto dimasukkan dalam rencana pensiun 401(k) bagi pekerja AS. Kebijakan ini berpotensi mengubah cara warga Amerika berinvestasi untuk masa depan mereka.


Kripto Resmi Masuk ke Portofolio Pensiun AS

Gedung Putih melalui kantor persnya mengonfirmasi kepada Cointelegraph bahwa perintah ini akan menginstruksikan Departemen Tenaga Kerja AS untuk meninjau ulang pembatasan terkait investasi alternatif, termasuk aset digital, ekuitas swasta, dan properti real estate, dalam skema pensiun berbasis kontribusi (defined-contribution plans).

Seorang pejabat senior Gedung Putih menyampaikan bahwa Menteri Tenaga Kerja akan diminta untuk memperjelas sikap pemerintah terhadap aset alternatif serta memberikan panduan kepada para fiduciary (pengelola dana pensiun) mengenai tata cara menyertakan aset tersebut dalam portofolio pensiun.


Pasar Pensiun $12,5 Triliun Kini Terbuka untuk Kripto

Jika perintah ini diterapkan, warga AS akan mendapat akses untuk berinvestasi di aset kripto melalui 401(k), yang merupakan bagian dari pasar pensiun bernilai lebih dari $12,5 triliun. Hal ini menjadi peluang emas bagi perusahaan kripto untuk memperluas jangkauan mereka ke investor ritel.

Langkah ini dinilai sebagai kemajuan besar bagi industri kripto yang selama ini berjuang untuk mendapat legitimasi dalam sistem keuangan konvensional dan memperluas adopsi secara luas.

Meskipun beberapa investor institusional mulai meningkatkan eksposur ke kripto, investor individu masih banyak dibatasi karena risiko fiduciary, ketidakpastian regulasi, dan volatilitas pasar.


Koordinasi dengan SEC dan Departemen Keuangan AS

Pejabat Gedung Putih menyebutkan bahwa perintah dari Trump akan melibatkan koordinasi lintas lembaga, termasuk Departemen Keuangan dan Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC), untuk mengevaluasi potensi perubahan aturan yang dapat mendukung adopsi investasi alternatif seperti kripto dalam produk pensiun.


Trump Punya Keputusan Final

Pada 18 Juli lalu, Financial Times melaporkan bahwa Trump tengah mempertimbangkan untuk mengizinkan aset alternatif dalam portofolio 401(k), termasuk kripto.

Namun, juru bicara Gedung Putih, Kush Desai, menegaskan bahwa semua keputusan resmi hanya sah jika disampaikan langsung oleh Presiden Trump. Ia juga menambahkan bahwa Trump berkomitmen untuk memulihkan kesejahteraan masyarakat dan menjamin masa depan ekonomi mereka.


Pendidikan dan Transparansi Masih Jadi Fokus

Dalam wawancara dengan Bloomberg, Ketua SEC Paul Atkins menekankan pentingnya edukasi mengenai risiko investasi kripto. Ia mengatakan bahwa disclosure (pengungkapan informasi) harus menjadi prioritas utama, agar investor memahami apa yang mereka hadapi.

Atkins menyatakan dirinya menantikan kebijakan lebih lanjut dari Presiden Trump terkait arah kebijakan kripto dalam sektor keuangan.


Panduan Lama Kripto di Rencana Pensiun Dicabut

Sebagai catatan, pada 28 Mei lalu, Departemen Tenaga Kerja AS mencabut panduan tahun 2022 yang menyarankan fiduciary agar “sangat berhati-hati” ketika mempertimbangkan aset kripto dalam rencana 401(k).


Penutup

Kebijakan baru dari Trump ini dapat menjadi titik balik penting bagi industri kripto di Amerika Serikat. Dengan membuka akses investasi kripto melalui 401(k), bukan hanya legitimasi yang diperoleh, tetapi juga peluang besar untuk memperluas partisipasi publik dalam dunia aset digital.

⚠️ Disclaimer: Artikel ini bertujuan sebagai informasi umum dan bukan merupakan saran keuangan. Selalu lakukan riset sendiri sebelum mengambil keputusan investasi.

referensi : https://cointelegraph.com/

Rabu, 06 Agustus 2025

Jumlah Bitcoin di Exchange Terus Menurun

Jumlah Bitcoin di Exchange Terus Menurun

 

Jumlah Bitcoin di Exchange Terus Menurun, Apa Dampaknya bagi Pasar?

Bitcoin (BTC) kembali menjadi sorotan setelah laporan terbaru menunjukkan bahwa jumlah Bitcoin yang tersimpan di exchange terus mengalami penurunan. Tren ini memicu spekulasi di kalangan investor dan pengamat pasar kripto tentang apa arti sebenarnya dari penurunan ini dan bagaimana dampaknya terhadap harga Bitcoin ke depan.

Laporan Proof of Reserves OKX: Penurunan Bertahap Sejak April

Salah satu crypto exchange terbesar di dunia, OKX, baru saja merilis laporan proof of reserves untuk periode 4 Juli 2025. Dalam laporan tersebut, OKX menyatakan bahwa mereka memiliki aset pengguna senilai US$28,8 miliar, termasuk dalam bentuk Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan USDT.

Namun yang menarik, terjadi penurunan signifikan dalam jumlah Bitcoin yang dimiliki pengguna OKX. Berikut adalah rinciannya:

  • 7 April 2025: 133.151 BTC

  • 10 Mei 2025: 125.164 BTC

  • Juni 2025: 120.804 BTC

  • Juli 2025: 116.769 BTC

Penurunan yang konsisten selama empat bulan ini menimbulkan pertanyaan tentang apa yang sebenarnya terjadi di pasar kripto global, khususnya terhadap aset utama seperti Bitcoin.

Penyebab Penurunan Bitcoin di Exchange

OKX menjelaskan bahwa fenomena ini bisa dikaitkan dengan aktivitas perdagangan musiman atau keputusan pengguna untuk memindahkan aset mereka ke cold wallet (dompet penyimpanan offline) dan platform decentralized finance (DeFi). Langkah ini umumnya dilakukan untuk keamanan tambahan atau sebagai bentuk kepercayaan terhadap strategi investasi jangka panjang.

Level Bitcoin di Exchange Mencapai Titik Terendah

Seorang pengguna di platform media sosial X (sebelumnya Twitter) mengungkapkan bahwa pada 3 Agustus 2025, total Bitcoin yang tersimpan di semua exchange hanya sekitar 2,10 juta BTC — salah satu level terendah dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan, angka ini tercatat saat harga Bitcoin menyentuh US$114.000, setelah sebelumnya menyentuh puncak di US$123.000.

Data dari CoinGlass juga memperkuat hal tersebut. Pada 5 Agustus 2025, jumlah Bitcoin di exchange naik sedikit menjadi 2,11 juta BTC, namun tetap berada di kisaran rendah jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Apa Arti Penurunan Ini bagi Investor?

Banyak analis melihat penurunan jumlah Bitcoin di exchange sebagai indikasi positif jangka panjang. Pasalnya, ketika investor menarik Bitcoin dari exchange dan menyimpannya di wallet pribadi, itu bisa berarti:

  1. Niat untuk menyimpan jangka panjang (HODL)

  2. Mengurangi tekanan jual di pasar

  3. Keyakinan terhadap kenaikan harga di masa depan

Smart investor juga menganggap bahwa koreksi harga Bitcoin dari US$123.000 ke US$114.000 adalah hal yang wajar setelah reli besar, dan bukan pertanda awal dari tren bearish yang panjang.


Kesimpulan: Jumlah Bitcoin di Exchange Turun, Sinyal Bullish?

Penurunan jumlah Bitcoin di exchange seperti OKX dan platform lainnya bukanlah pertanda buruk, justru bisa menjadi indikasi bullish. Semakin sedikit Bitcoin yang tersedia untuk diperdagangkan di exchange, maka tekanan jual akan berkurang, dan potensi kenaikan harga di masa depan menjadi lebih besar.

Untuk investor jangka panjang, tren ini bisa dimaknai sebagai momen akumulasi. Selama fundamental Bitcoin tetap kuat dan adopsi terus meningkat, penarikan aset dari exchange ke dompet pribadi merupakan sinyal kepercayaan terhadap masa depan aset digital ini.


Keyword Focus:

  • Bitcoin

  • jumlah Bitcoin di exchange

  • OKX proof of reserves

  • harga Bitcoin 2025

  • Bitcoin turun ke cold wallet

  • data CoinGlass Bitcoin

  • exchange cryptocurrency

Add Your Ads

Featured

[Featured][recentbylabel2]
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done