Buka Kripto: pasar kripto
News Update
Loading...
Loading crypto prices...
Tampilkan postingan dengan label pasar kripto. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pasar kripto. Tampilkan semua postingan

Minggu, 26 Oktober 2025

The Fed pangkas suku bunga, Bitcoin makin naik Tembus $113.000

The Fed pangkas suku bunga, Bitcoin makin naik Tembus $113.000

The Fed pangkas suku bunga, Bitcoin makin naik Tembus $113.000! 

Akhir pekan ini Bitcoin mulai mengalami trend positif menjelang penutupan mingguan, pasar kripto kembali bergairah. Bitcoin (BTC) berhasil menembus level penting di $113.000, menandakan peluang kuat untuk melanjutkan tren naik.

Data dari Cointelegraph Markets Pro dan TradingView menunjukkan pergerakan harga Bitcoin yang sempat datar di awal pekan, kini mulai menunjukkan momentum baru. Kenaikan ini didorong oleh kabar positif dari Amerika Serikat — data inflasi yang lebih rendah dari perkiraan membuat investor kembali optimistis.

Kini para trader melihat peluang besar bagi BTC untuk membentuk level tertinggi lokal baru, terutama jika penutupan mingguan mampu bertahan di atas zona $112.000.


Trader Optimistis, Bitcoin Bisa Naik Sampai $123.000

Beberapa analis melihat potensi Bitcoin untuk terus naik lebih tinggi. Trader kripto Crypto Caesar menilai bahwa penembusan bersih di atas $113.000 bisa membuka jalan menuju target $123.000.

“Kalau bisa tutup harian di atas area ini, peluang bullish berlanjut sangat terbuka,” tulisnya di X (Twitter).

Sementara itu, investor kripto Ted Pillows juga melihat tren jangka pendek yang kuat. Ia mencatat adanya empat candle hijau berturut-turut, tanda ada pembelian konsisten di pasar.

“Selama Bitcoin mampu bertahan di zona $112.000–$114.000, peluang menuju $118.000 bisa terjadi dalam waktu dekat,” ujarnya.


Level $113.000 Jadi Penentu Arah Selanjutnya

Analis lain dari akun Frank A. Fetter menyebut bahwa level $113.000 kini menjadi area penting untuk diperhatikan. Level ini adalah biaya rata-rata pembelian investor jangka pendek, atau mereka yang menyimpan Bitcoin kurang dari enam bulan.

Kalau Bitcoin mampu menembus dan bertahan di atasnya, potensi kenaikan menuju kisaran $130.000–$144.000 bisa terbuka lebar. Artinya, momentum saat ini bisa jadi titik awal untuk reli yang lebih besar.


The Fed Diprediksi Pangkas Suku Bunga — Sentimen Positif untuk Kripto

Dari sisi makro, minggu ini jadi momen penting bagi pasar aset berisiko. Federal Reserve (The Fed) dijadwalkan mengumumkan kebijakan suku bunga pada 29 Oktober, dan mayoritas pelaku pasar memperkirakan adanya pemangkasan sebesar 0,25%.

Menurut data dari CME Group’s FedWatch Tool, peluang pemangkasan ini mencapai lebih dari 98% — angka tertinggi sepanjang tahun ini.

Langkah tersebut bisa jadi katalis positif untuk pasar kripto. Suku bunga yang lebih rendah biasanya membuat investor beralih ke aset dengan risiko lebih tinggi seperti Bitcoin dan altcoin, karena potensi imbal hasilnya lebih menarik dibandingkan aset tradisional seperti obligasi.


82% Bank Sentral Dunia Juga Pangkas Suku Bunga

Menariknya, tren pelonggaran kebijakan moneter ini tidak hanya terjadi di Amerika Serikat. Laporan dari The Kobeissi Letter menunjukkan bahwa 82% bank sentral di dunia telah menurunkan suku bunga dalam enam bulan terakhir — angka tertinggi sejak 2020.

Dalam dua dekade terakhir, langkah sebesar ini hanya terjadi di masa-masa resesi. Artinya, bank-bank sentral global sedang berupaya memacu pertumbuhan ekonomi. Dan kondisi seperti ini biasanya memberi ruang bagi aset digital seperti Bitcoin untuk bersinar.


Kesimpulan: Momentum Bullish Bitcoin Makin Kuat

Gabungan antara teknikal yang positif dan dukungan fundamental global membuat Bitcoin kini berada di posisi yang sangat menarik. Jika harga mampu menembus dan bertahan di atas $113.000, peluang menuju $120.000 bahkan $130.000 terbuka lebar.

Dengan peluang pemangkasan suku bunga The Fed yang hampir pasti, pasar tampaknya siap menyambut babak baru reli kripto. Para investor pun mulai bersiap — karena Bitcoin bisa saja kembali menjadi bintang utama di akhir tahun ini.

Sabtu, 11 Oktober 2025

Bitcoin Anjlok ke $102K Setelah Tarif Trump untuk China

Bitcoin Anjlok ke $102K Setelah Tarif Trump untuk China

Bitcoin Anjlok ke $102.000 di Binance Setelah Trump Umumkan Tarif 100% untuk China

Harga Bitcoin kembali merosot tajam setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan kebijakan tarif impor sebesar 100% terhadap China. Pengumuman tersebut sontak mengguncang pasar global dan memicu kekhawatiran baru di sektor perdagangan serta pasar aset digital.

Menurut data dari Binance, harga Bitcoin (BTC) dalam pasangan perpetual futures sempat anjlok ke level $102.000, menandai titik terendah dalam tiga bulan terakhir. Di sisi lain, harga spot Bitcoin di Coinbase juga turun drastis hingga menyentuh $107.000.

Baca juga berita terbaru seputar pergerakan harga Bitcoin di: 👉 BukaKripto - Label Bitcoin


Dampak Langsung Tarif 100% Terhadap China

Trump menjelaskan bahwa kebijakan tarif ini merupakan respons atas langkah China yang berencana membatasi ekspor mineral tanah jarang (rare earth minerals) — komponen vital dalam pembuatan chip komputer. Dalam pernyataannya di platform Truth Social, Trump menilai langkah China tersebut sebagai “sangat agresif” dan berpotensi mengganggu rantai pasokan global.

Kebijakan ini menciptakan tekanan besar di pasar keuangan, termasuk pasar kripto. Para analis menilai pengumuman tarif ini menjadi pemicu kepanikan yang menyebabkan likuidasi besar-besaran pada posisi long di pasar berjangka. Berdasarkan data dari CoinGlass, total likuidasi pasar kripto dalam 24 jam terakhir mencapai $9,4 miliar, dengan $7,15 miliar di antaranya berasal dari posisi long leverage.


Dampak pada Pasar Kripto Global

Tak hanya Bitcoin, pasar altcoin juga ikut merasakan tekanan besar. Harga Ethereum (ETH) anjlok ke kisaran $3.500, sementara Solana (SOL) turun tajam hingga di bawah $140 pada pasangan futures di Binance.

Laporan dari Hyblock Capital menyebutkan bahwa leverage ganda (2x leverage) di sebagian besar altcoin “benar-benar terhapus.” Kondisi ini menandakan aksi jual besar-besaran yang diikuti oleh penurunan minat investor jangka pendek.

Secara keseluruhan, kapitalisasi pasar kripto global kini berada di level $3,64 triliun, mencatat penurunan sebesar 11,8% dalam 24 jam terakhir.


Hubungan Antara Tarif dan Infrastruktur Teknologi

Tarif impor yang diumumkan Trump bukan hanya persoalan dagang biasa. Kebijakan tersebut berpotensi mengganggu akses terhadap elemen penting dalam produksi semikonduktor, termasuk material untuk industri AI, komputasi performa tinggi, dan penambangan kripto (crypto mining).

Dengan China yang menjadi salah satu pemasok utama mineral tanah jarang, ketegangan ini bisa memperparah kelangkaan chip global. Akibatnya, biaya produksi perangkat keras meningkat, termasuk rig mining kripto, yang dapat memengaruhi profitabilitas penambangan Bitcoin di masa depan.


Reaksi Pasar dan Prediksi Ke Depan

Beberapa analis memperingatkan bahwa situasi ini dapat menyeret pasar ke fase konsolidasi jangka menengah. Sentimen investor saat ini berada pada level “waspada,” dengan banyak pihak menunggu perkembangan lebih lanjut dari hubungan dagang AS-China.

Meski volatilitas tinggi, sebagian investor jangka panjang melihat peluang membeli di harga bawah (buy the dip), mengingat fundamental Bitcoin tetap kuat. Namun, faktor geopolitik dan kebijakan ekonomi global masih menjadi penentu utama arah pasar dalam waktu dekat.


Kesimpulan

Penurunan harga Bitcoin ke $102.000 menjadi bukti nyata bahwa pasar kripto sangat sensitif terhadap kebijakan ekonomi global, khususnya yang melibatkan dua kekuatan besar dunia — Amerika Serikat dan China. Kebijakan tarif 100% dari Trump bukan hanya memicu gejolak pasar saham, tetapi juga mengguncang pasar aset digital secara keseluruhan.

Untuk mendapatkan berita dan analisis terbaru seputar Bitcoin dan pasar kripto, kunjungi:
🔗 https://www.bukakripto.com/search/label/Bitcoin

Sabtu, 13 September 2025

AltIndeks Altseason 2025 Pecah Rekor: Altcoin Kalahkan Bitcoin

AltIndeks Altseason 2025 Pecah Rekor: Altcoin Kalahkan Bitcoin

 

Indeks Altseason 2025 Pecah Rekor: Altcoin Kalahkan Bitcoin

Indeks altseason kembali mencetak rekor baru pada 2025. Pekan ini, indikator altcoin season menunjukkan angka 76, level tertinggi sejak Desember lalu. Kenaikan ini menandakan altcoin mulai mengungguli performa Bitcoin, sehingga semakin banyak trader dan investor melirik potensi keuntungan dari pasar altcoin.

Apa Itu Altseason?

Altseason atau “altcoin season” adalah periode dalam siklus pasar kripto ketika mayoritas altcoin mencetak kenaikan lebih tinggi dibanding Bitcoin. Berdasarkan kriteria dari Blockchain Center, altseason terjadi jika 75% dari 50 aset kripto teratas berhasil mengalahkan performa Bitcoin dalam 90 hari terakhir.

Saat ini, baik Blockchain Center maupun CoinGlass menunjukkan skor 76 dari 100. Sementara itu, indikator altseason versi CoinMarketCap berada di level 67. Meski berbeda angka, ketiga indikator tersebut sama-sama menegaskan bahwa altcoin berada pada puncak tertingginya sejak akhir tahun lalu.

Kapitalisasi Pasar Altcoin Hampir Sentuh Rekor

Menurut data TradingView, kapitalisasi pasar altcoin (tidak termasuk Bitcoin dan stablecoin) mencapai $1,63 triliun, mendekati level tertinggi $1,64 triliun pada November 2024. Jika momentum ini berlanjut, altcoin berpotensi menyentuh kembali rekor November 2021 di $1,7 triliun.

Trader kripto populer, Daan Crypto Trades, menyebut bahwa ketika pasar altcoin kembali masuk fase “price discovery”, hal itu bisa memicu euforia baru dan meningkatkan minat investor ritel maupun institusional.

Pandangan Trader Tentang Altseason

Banyak analis kripto percaya bahwa altcoin sedang memasuki fase penting.

  • Karan Singh Arora, seorang edukator kripto, menilai bahwa indeks altseason yang menyentuh level tertinggi dalam sembilan bulan terakhir membuat trader kembali mengambil risiko dengan memilih altcoin.

  • Ash Crypto, seorang trader kripto lain, bahkan menyebut bahwa altcoin siap masuk ke fase ketiga altseason, yang berpotensi membawa lonjakan harga lebih besar.

Dengan hype ini, komunitas kripto semakin optimis bahwa altcoin dapat memberikan keuntungan besar pada paruh kedua tahun 2025.

Altcoin Terbaik Hari Ini

Beberapa altcoin mencatat performa luar biasa dalam 24 jam terakhir:

  • Dogecoin (DOGE) naik lebih dari 40% dalam seminggu hingga menembus harga $0,30.

  • Avalanche (AVAX) melonjak hampir 23% dalam seminggu dan mencapai $30,4, level tertingginya sejak Januari.

  • Solana (Sol) melonjak hampir 19% dalam seminggu dan mencapai $240, level tertingginya sejak Januari.

  • Pump.fun(Pump) melonjak hampir 36% dalam seminggu dan mencapai $0.006341

  • Pudgy Penguins(Pengu) melonjak hampir 19% dalam seminggu dan mencapai $0.03751

  • MYX Finance(MYX) terbesar dengan melonjak hingga 945% dalam seminggu dan mencapai $13

Pergerakan positif ini semakin memperkuat narasi bahwa altseason memang sedang berlangsung.


Kesimpulan: Dengan indeks altseason menyentuh level tertinggi sejak Desember dan kapitalisasi pasar altcoin mendekati rekor 2021, sinyal bullish untuk altcoin semakin kuat. Jika tren ini berlanjut, 2025 bisa menjadi tahun emas bagi investor altcoin.

Add Your Ads

Featured

[Featured][recentbylabel2]
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done